Sistem Demokrasi di Indonesia.

Apakah demokrasi Indonesia memberikan banyak manfaat bagi rakyat banyak?

Demokrasi, seperti pengertiannya, demos dan kratos, sistem ini dipegang tinggi oleh rakyat. Demokrasi diterapkan pada sistem di Indonesia karena dianggap yang paling pas dalam menyikapi kondisi dan pola hidup masyarakatnya. Oleh karena itu, hal tersebut dapat memperoleh maslahat bagi semua orang tanpa terkecuali. Demokrasi mengizinkan warga negara berpartisipasi—baik secara langsung atau melalui perwakilan—dalam perumusan, pengembangan, dan pembuatan hukum. Seperti dalam praktiknya, yang telah tercermin dari terselenggaranya pemilihan umum ( pemilu), kita lihat seharusnya demokrasi kita dijadikan pemersatu bangsa. Dimana hasil pemilu nantinya merupakan hasil yang benar-benar rakyat pilih dan inginkan. Akan tetapi, politik dirasa ombang-ambing oleh kepentingan dan ambisi masing-masing tokoh atau partai politik,dan juga terlihat saling mengadu domba satu sama lain dan kerapkali menimbulkan adanya kelompok”baru yang menentang ataupun terjadi perlawanan. Demi kepentingan, orang-orang juga lupa akan nilai landasan pedoman bernegara kita, sampai mengesampingkan yang benar (secara umum) dan membenarkan pandangan pribadi. Hal ini justru terlihat adanya kemunduran dalam proses demokrasi. Dimana demokrasi hanya ajang berlomba-lomba mengagungkan istilahnya saja dengan mengesampingkan praktik atau penerapan demokrasi. Hal tersebut dikhawatirkan adanya keberpihakan pada golongan tertentu hanya demi kepentingan yang bersifat pribadi atau bukan untuk kepentingan umum. Perlu peningkatan kualitas demokrasi dari yang masih sebatas untuk mengatur siapa yang terpilih mewakili rakyat, menjadi untuk memenuhi kebutuhan rakyat. Peningkatan ini tanpa mengadopsi sistem-sistem lain dengan membiarkan demokrasi berjalan secara murni, substantif, dan dapat menerapkan nilai-nilai yang bersumber dari sila pancasila. Demokrasi di Indonesia memberikan banyak manfaat bagi rakyat banyak. Demokrasi substantif dapat menempatkan kepentingan rakyat dalam agenda politik dalam sebuah negara. Seperti menurut Abraham Lincoln, pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Dalam arti, rakyat memiliki kebebasan untuk berpartisipazi atau turut serta dalam kegiatan negara. Demokrasi menekankan pada konsep kesetaraan dimana tidak ada perbedaan dari golongan manapun. Demokrasi memberi warga negara memiliki hak setara dalam pengambilan keputusan yang dapat mengubah hidup mereka, sehingga rakyat merasa terjamin oleh negara karena demokrasi benar-benar sesuai harapan dan memberi kemaslahatan bagi bangsa. 

Komentar

Postingan Populer